Merupakan salah satu improvement system Q-HSE ditujukan kepada semua pelaku proses yang ada di lingkungan PT. CATUR ELANG PERKASA dan unit usaha dibawah manajemen PT. Catur Elang Perkasa
Rabu, 09 Februari 2011
Selasa, 11 Januari 2011
HSE KPI PT. Catur Elang Perkasa 2011
Sebagai Tolok Ukur Keberhasilan (HSE-KPI) pelaksanaan program HSE di PT. CATUR ELANG PERKASA 2011, maka diterbitkanlah HSE KPI 2011
Rabu, 05 Januari 2011
HSE General Program Rev.01-2011 PT. Catur Elang Perkasa
Dalam pelaksanaannya, Q-HSE Management System Pt. Catur Elang perkasa sangat erat kaitannya dengan Program Pelaksanaan HSE secara umum (rencana pelaksanaan tahunan).
maka disusunlah dalam bentuk "HSE General Program" Tahunan, yang didalamnya telah mencakup semua aspek kegiatan pelaksanaan HSE dari mulai meeting program, inspeksi & patroli, program kesehatan, peningkatan dan improvement program, dll.
Program ini akan ditinjau ulang (review program) paling sedikit satu kali dalam setiap satu tahun, dengan tujuan mengevaluasi terhadap pencapaian dan relevansi program, dengan harapan peningkatan performansi yang lebih baik lagi.
Khusus untuk program pelatihan dilakukan program tersendiri dalam bentuk "HSE Training Matrix" Program, baik itu yang sifatnya pelatihan internal maupun oleh pihak eksternal (lembaga pelatihan) terhadap seluruh personil terkait, yang meliputi training umum maupun training khusus (HSE specific Training), yang biasanya sangat dibutuhkan dalam beberapa persyaratan dalam lingkungan pekerjaan tertentu.
Berikut ini kami sajikan bentuk HSE General Program Revisi 01-2011, sebagai acuan pelaksanaan HSE Management System di lingkungan kerja :
Note : silahkan klik gambar dan perbesar, untuk melihat lebih detail.Page-1
Program ini akan ditinjau ulang (review program) paling sedikit satu kali dalam setiap satu tahun, dengan tujuan mengevaluasi terhadap pencapaian dan relevansi program, dengan harapan peningkatan performansi yang lebih baik lagi.
Khusus untuk program pelatihan dilakukan program tersendiri dalam bentuk "HSE Training Matrix" Program, baik itu yang sifatnya pelatihan internal maupun oleh pihak eksternal (lembaga pelatihan) terhadap seluruh personil terkait, yang meliputi training umum maupun training khusus (HSE specific Training), yang biasanya sangat dibutuhkan dalam beberapa persyaratan dalam lingkungan pekerjaan tertentu.
Berikut ini kami sajikan bentuk HSE General Program Revisi 01-2011, sebagai acuan pelaksanaan HSE Management System di lingkungan kerja :
Note : silahkan klik gambar dan perbesar, untuk melihat lebih detail.Page-1
Page-2
Senin, 22 November 2010
First Surveilence (Audit OHSAS 18001-2007)
Telah dilaksanakan Surveilence pertama untuk OHSAS 18001-2007 yang dilakukan oleh auditor dari SUCOFINDO ( Auditor Bpk. Budi Trapsila, ST & Bpk. Ir. Warsid Sumarlin ). Di lokasi proyek PT. Catur Elang Perkasa untuk proyek Pertamina Bau-Bau Sulawesi Tenggara, yang dilaksanakan mulai tanggal 18-19 November 2010
Alhamdulillah dari hasil audit diperoleh beberapa temuan 3 minor dan 6 observasi, sehingga untuk kali pertama kita bisa mempertahankan sertifikasi OHSAS sampai dengan tahun kedepan / 2011, terima kasih kepada semua team support persiapan audit (Team Project, Team Divisi, Team Holding)
Alhamdulillah dari hasil audit diperoleh beberapa temuan 3 minor dan 6 observasi, sehingga untuk kali pertama kita bisa mempertahankan sertifikasi OHSAS sampai dengan tahun kedepan / 2011, terima kasih kepada semua team support persiapan audit (Team Project, Team Divisi, Team Holding)
Jumat, 29 Oktober 2010
K3 Dalam Menggunakan Perangkat Teknologi Informasi
Dalam mengunakan / memakai perangkat teknologi informasi diperlukan untuk memahami karakter dari perangkat yang digunakan di hal ini akan berhubungan dengan kesehatan kerja
SEHAT BERSAMA CEP
Slogan “Sehat Bersama CEP” sengaja di cantumkan di kaos OR yang dipakai setiap acara Jum’at Sehat. Diharapkan para karyawan PT. CEP akan selalu menjaga kesehatannya, baik kesehatan jasmani maupun kesehatan rohani.
Acara Jum’at Sehat yang diadakan pada 29 Oktober 2010, bertempat di Kebun Binatang Ragunan.
Agenda :
1. Jogging
2. Safety Talk
3. Senam




Semoga acara Jum'at Sehat ini lebih banyak lagi diikuti oleh karyawan PT. CEP yang masih belum ber kesempatan untuk ikut kali ini.
Acara Jum’at Sehat yang diadakan pada 29 Oktober 2010, bertempat di Kebun Binatang Ragunan.
Agenda :
1. Jogging
2. Safety Talk
3. Senam




Semoga acara Jum'at Sehat ini lebih banyak lagi diikuti oleh karyawan PT. CEP yang masih belum ber kesempatan untuk ikut kali ini.
Senin, 25 Oktober 2010
Detail Visi & Misi CEP (Pt. Catur Elang Perkasa)
VISI :
Menjadikan perusahaan yang tangguh , tumbuh dan terhormat
di setiap bidang usahanya.
artinya :
1. Tangguh : mempunyai profitabilitas tinggi/ jauh di atas rata2
2. Tumbuh : mampu menghasilkan pertumbuhan penjualan di atas rata2 industrinya.
2. Tumbuh : mampu menghasilkan pertumbuhan penjualan di atas rata2 industrinya.
3. Terhomat : memilih cara2 yg baik dan benar serta selalu berjuang untuk mencapai posisi2 yg Terhormat di mata manusia & Allah Swt
MISI :
Dengan sepenuh hati :
1. Melayani kebutuhan pelanggan melalui produk bernilai tambah tinggi
2. Menghasilkan laba yg memadai untuk pertumbuhan perusahaan dan mitranya
3. Meningkatkan kwalitas hidup stakeholdernya
2. Menghasilkan laba yg memadai untuk pertumbuhan perusahaan dan mitranya
3. Meningkatkan kwalitas hidup stakeholdernya
artinya :
1. Kita wajib memberi kepuasan kepada pelanggan
2. Kita bandingkan dgn perusahaan sejenis yg lebih maju dari sisi biaya / laba per orangnya
3. stakeholder adalah karyawan , mitra kerja, lingkungan dan terakhir pemegang saham / direksi
2. Kita bandingkan dgn perusahaan sejenis yg lebih maju dari sisi biaya / laba per orangnya
3. stakeholder adalah karyawan , mitra kerja, lingkungan dan terakhir pemegang saham / direksi
Minggu, 24 Oktober 2010
Cara anda mengemudi mempengaruhi pemakaian bahan bakar
Cara mengemudi dan perlakuan terhadap kendaraan yang tepat dapat membantu dalam hal efisiensi bahan bakar.
Sayangnya banyak kebiasaan-kebiasaan buruk yang tanpa sadar dilakukan sehari-hari yang ternyata efeknya berujung pada pemborosan bahan bakar.
Berikut kebiasaan-kebiasan buruk yang harus dihilangkan:
Sayangnya banyak kebiasaan-kebiasaan buruk yang tanpa sadar dilakukan sehari-hari yang ternyata efeknya berujung pada pemborosan bahan bakar.
Berikut kebiasaan-kebiasan buruk yang harus dihilangkan:
1. Hindari memanaskan mesin terlalu lama sebelum berkendara. Selama mesin bekerja maka bahan bakar tetap terkirim, sehingga banyak BBM yang terbuang sia-sia.
2. Pertahankan kecepatan kendaraan sedapat mungkin sekitar 70-80 km/jam atau RPM di bawah 3000. karena putaran mesin yang ideal pada rata-rata mobil didapat pada kisaran 2.500-3000 rpm.
3. Hindari kecepatan tinggi yang tidak perlu, karena semakin tinggi kecepatan sebanding dengan tingginya putaran mesin sehingga bahan bakar minyak yang harus dikirimpun semakin besar.
4. Sesuaikan gigi percepatan dengan kecepatan kendaraan, gunakan gigi rendah untuk menjalankan kendaraan pertama kali. Jangan biarkan mesin meraung kencang, segera ganti ggi yang lebih tinggi. Demikian pula jangan biasakan melaju pada kecepatan rendah dengan posisi gigi tinggi.
Contoh:
Gigi 1 Kecepatan 0-20 km/jam
Gigi 2 Kecepatan 20-40 km/jam
Gigi 3 Kecepatan 40-60 km/jam
Gigi 4 Kecepatan 60-90 km/jam
Gigi 5 Kecepatan lebih dari 90 km/jam
5. Lakukan akselerasi/penekanan pedal gas secara perlahan (bertahap), jangan melakukan secara tiba-tiba karena dapat mengakibatkan terjadinya penambahan bahan bakar secara berlebihan.
6. Hindari muatan yang berlebihan. Untuk membawa beban yang besar dibutuhkan tenaga yang besar yang berarti bahan bakar yang seimbang.
7. Matikan mesin saat kendaraan berhenti dalam waktu lama (parkir).
8. Jangan meletakkan kaki kiri pada pedal kopling saat berkendara atau berkendara dengan setengah kopling. Ini akan mengakibatkan tenaga mesin tidak sepenuhnya tersalurkan untuk menggerakkan kendaraan. Selain itu juga dapat membuat kampas kopling cepat aus.
9. Gunakan bahan bakar sesuai nilai oktan yang disarankan oleh produsen. Nilai oktan bahan bakar akan menentukan pembakaran yang sempurna, sehingga sangat berpengaruh terhadap tenaga yang dihasilkan oleh mesin.
10. Gunakan ban dengan kembang dan tekanan angin yang tepat sesuai anjuran pabrik. (uky)
Gigi 2 Kecepatan 20-40 km/jam
Gigi 3 Kecepatan 40-60 km/jam
Gigi 4 Kecepatan 60-90 km/jam
Gigi 5 Kecepatan lebih dari 90 km/jam
5. Lakukan akselerasi/penekanan pedal gas secara perlahan (bertahap), jangan melakukan secara tiba-tiba karena dapat mengakibatkan terjadinya penambahan bahan bakar secara berlebihan.
6. Hindari muatan yang berlebihan. Untuk membawa beban yang besar dibutuhkan tenaga yang besar yang berarti bahan bakar yang seimbang.
7. Matikan mesin saat kendaraan berhenti dalam waktu lama (parkir).
8. Jangan meletakkan kaki kiri pada pedal kopling saat berkendara atau berkendara dengan setengah kopling. Ini akan mengakibatkan tenaga mesin tidak sepenuhnya tersalurkan untuk menggerakkan kendaraan. Selain itu juga dapat membuat kampas kopling cepat aus.
9. Gunakan bahan bakar sesuai nilai oktan yang disarankan oleh produsen. Nilai oktan bahan bakar akan menentukan pembakaran yang sempurna, sehingga sangat berpengaruh terhadap tenaga yang dihasilkan oleh mesin.
10. Gunakan ban dengan kembang dan tekanan angin yang tepat sesuai anjuran pabrik. (uky)
Jumat, 22 Oktober 2010
Selasa, 19 Oktober 2010
Kampanye Green Building

Ilustrasi (Sumber: LINK)
Salah satu program yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi dampak perubahan iklim yakni penerapan green building pada gedung-gedung bertingkat, baik gedung pemerintah maupun swasta.“Karena dengan green building, gedung akan lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan lebih ekonomis,” kata Sarwo Handayani, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Program ini merupakan aplikasi dari deklarasi pengurangan emisi yang dicanangkan pada 2009 sebesar 30 persen hingga 2030.
Salah satu gedung pemerintah yang memulai penerapan green building adalah gedung Blok G, Kantor Balaikota DKI Jakarta. Selain itu, gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta juga sudah menerapkan program itu.
Sebagai program jangka panjang, green building juga akan diterapkan di seluruh gedung pemerintah di seluruh wilayah kotamadya.
Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Agus Subardono menambahkan program green building dimaksudkan untuk mempelopori pembangunan gedung ramah lingkungan di Jakarta.
“Biar masyarakat tahu apa itu green building dan bisa ikut membangun bangunan ramah lingkungan,” kata Agus.
Untuk mensosialisasikan konsep green building maka pada pertengahan Maret Pemprov DKI akan menyelenggarakan pameran green building yang diselenggarakan di Gedung DPRD lama dan Blok G Gedung Pemprov DKI Jakarta.
“Kami juga akan ikut serta dalam pameran produk eco di JCC,” katanya.
Naning Adiningsih, Chairman Green Building Council Indonesia (GBCI), juga menyatakan sangat mendukung program green building yang dicanangkan Pemprov DKI ini.
Sumber: VIVANews
Sabtu, 16 Oktober 2010
Kami luncurkan kembali CD #2 : "ORIGINAL DOCUMENT OF QUALITY & HSE (Hyperlink)"
CD #2 "ORIGINAL DOCUMENT OF QUALITY AND HSE (Hyperlink)"
Sebagai upaya dalam Improvement Integrated System Q-HSE PT. Catur Elang Perkasa yang berkelanjutan, kini kami hadirkan kembali CD #2 "ORIGINAL DOCUMENT OF QUALITY AND HSE (Hyperlink)" PT. CATUR ELANG PERKASA.
CD #2 ini sebagai lanjutan dari keluaran CD terdahulu "DATA MATRICES PROGRAM HSE PROJECT" yang mana kedua CD ini ditujukan sebagai sarana untuk mempermudah akses data dan referensi bagi personil, dalam rangka implementasi sistem Q-HSE diseluruh area proses PT. Catur Elang Perkasa.

Sebagai upaya dalam Improvement Integrated System Q-HSE PT. Catur Elang Perkasa yang berkelanjutan, kini kami hadirkan kembali CD #2 "ORIGINAL DOCUMENT OF QUALITY AND HSE (Hyperlink)" PT. CATUR ELANG PERKASA.
CD #2 ini sebagai lanjutan dari keluaran CD terdahulu "DATA MATRICES PROGRAM HSE PROJECT" yang mana kedua CD ini ditujukan sebagai sarana untuk mempermudah akses data dan referensi bagi personil, dalam rangka implementasi sistem Q-HSE diseluruh area proses PT. Catur Elang Perkasa.
CD#2 SEGERA DIKIRIM KE LINGKUNGAN PROSES (PROJECT) YG MASIH BERJALAN, DAN DEPARTEMEN TERKAIT.
Created :
Q-HSE MANAGEMENT SYSTEM CEP / 2010
Q-HSE MANAGEMENT SYSTEM CEP / 2010
Jumat, 15 Oktober 2010
Tips Dari Albert Einstein

Bagaimana Einstein Menyelesaikan Masalah dalam 1 Jam?
Tentu Anda sudah pernah mendengar apa jawaban Albert Einstein ketika ditanya jika dia diberi 1 jam alias 60 menit untuk menyelesaikan sebuah masalah di dunia ini, apa yang akan dia lakukan?
Einstein menjawab bahwa ia akan menggunakan 50 menit untuk memahami dan mendefinisikan masalah dan 10 menit untuk menyelesaikannya. Prinsip sederhana yang kadang selalu terlewatkan. Kita cenderung melupakan bagian dimana kita harus benar-benar mendefinisikan masalah, untuk mengetahui mengapa hal ini disebut sebagai masalah. Kita cenderung langsung memikirkan solusi untuk sebuah issue yang muncul.
Tentu saja ini bukanlah ‘rocket science’, tetapi common sense. Tetapi, seperti kata Stephen Covey, common sense is not always common practice.
"Change is vital, improvement the logical form of change."
~ JC Penney ~
Sumber : email Zaenuri Feri 15 Okt 2010
Langganan:
Postingan (Atom)





