Senin, 28 Mei 2018

SURVEILLANCE OHSAS 18001 : 2007 (SISTEM MANAJEMEN K3) | PT. Catur Elang Perkasa


PT. Catur Elang Perkasa menerapkan sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja dan telah bersertifikasi baik KEMENAKER maupun OHSAS 18001 : 2007. OHSAS (Occupational Health and Safety Assesment) seri 18001 merupakan standar internasional untuk penerapan Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja atau biasa disebut Manajemen K3.

Dari dari sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja yang sudah dimiliki, PT. CEP tiap tahunnya mengagendakan program audit Surveillance. Dalam audit tersebut PT. CEP mengundang auditor eksternal dari Sucofindo, sebagai badan sertifikasi yang berwenang memeriksa.
Audit Surveillance adalah audit (pemantauan) dilakukan oleh badan sertifikasi independen (Sucofindo) setiap satu tahun sekali terhadap instansi yang telah bersertifikat dalam hal ini PT. CEP. Audit Surveillance dilakukan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 7 sampai dengan 8 mei 2018. Audit dilakukan terhadap MR. HSE, Departemen HR-GA, Logistik dan Proyek PT. CEP di Sulawesi Tengah.
Dalam audit tersebut ditanyakan dan dilihat bukti diantaranya :
  • Apakah organisasi masih sesuai dengan persyaratan sistem manajemen K3
  • Apakah organisasi mengiplementasikan kebijakan dan SOP seperti yang sudah sitetapkan
  • Apakah secara berkala organisasi menijau dan meningkatkan manajekem K3 melalui audit internal dan tinjauan manajemen
  • Bagaimana tindakan perbaikan yang berkelanjutan sesuai sistem manajemen dan monitoring sasaran K3.
Tujuannya yaitu untuk menentukan apakah organisasi dan perushahaan PT. CEP masih berhak menyandang sertifikat OHSAS 18001 : 2007 atau tidak. Dari audit ini membuktikan bagaimana komitmen dan peran serta seluruh karyawan PT. CEP dalam menjalankan standar.

pertemuan pembukaan audit OHSAS 18001 : 2007
audit OHSAS 18001 : 2007 di Head Office PT. CEP (MR. HSE) 
audit OHSAS 18001 : 2007 di Head Office PT. CEP (Departemen HR-GA) 
audit OHSAS 18001 : 2007 di Head Office PT. CEP (Departemen Logistik) 


audit OHSAS 18001 : 2007 di proyek  PT. CEP O&M Senoro - sulawesi tengah
pertemuan penutupan audit OHSAS 18001 : 2007


Jumat, 13 April 2018

Donor Darah Karyawan PT. Catur Elang Perkasa


"Mencegah kecelakaan atau Penyakit akibat kerja, dengan menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat", "Meningkatkan derajat kesehatan tenaga kerja".
Begitulah bunyi dari point yang termuat di dalam kebijakan & sasaran K3LL PT. Catur Elang Perkasa. Poin kebijakan & sasaran tersebut yang melatarbelakangi diselenggarakan Program Kesehatan di lingkungan kerja PT. CEP. Program Kesehatan tersebut salah satu diantaranya adalah Program Donor Darah. Program terselenggara melalui kerjasama antara Departemen Q-HSE PT. CEP dengan UTDR RSUP (Unit Trainsfusi Darah Rumah Sakit Umum Pusat) Fatmawati, yang beralamatkan di Jl. RS. Fatmawati Cilandak Barat - JakSel 12430. Sabtu pagi, 04 April 2018 karyawan berkumpul di Kantor Pusat PT. CEP sebelum bersama-sama menuju ke RSUP Fatmawati untuk melakukan Donor Darah.
Karyawan PT. CEP mengisi formulir

Cara berdonor darah sangat mudah yaitu tinggal datang ke Unit Donor Darah/ ke Rumah Sakit yang ada Unit Tranfusi Darah. Langkah - langkah nya sebagai berikut : 

- Mengambil formulir pendaftaran donor
- Membaca pesan donor & mengisi formulir donor yang berisi tentang riwayat medis & identitas donor
- Menandatangani formulir pendaftaran
- Pemeriksaan pendahuluan yaitu penimbangan berat badan, pemeriksaan Hb, & golongan darah
- Pemeriksaan dokter termasuk wawancara dan pemeriksaan tekanan darah
- Pengambilan darah & sampel darah
- Pengambilan kartu donor
- Istirahat (donor disediakan makanan pengganti)

Karyawan PT. CEP mengisi Daftar Hadir

Karyawan mengunggu giliran untuk menimbang & pemeriksaan tekanan darah

Sedangkan persyaratan donor adalah sebagai berikut :

- Usia 17-60 tahun
- Berat badan min 45 kg
- Suhu tubuh 36,6 - 37.5 derajat celcius
- Tekanan darah sistole 110-160 mmHg, diastole 70-100mmHg
- Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali/menit
- Hb perempuan : 12 gram, laki-laki : 12,5 gram
- Jumlah penyumbang/ tahun paling banyak 5 kali, jarak penyumbang 3 bulan

Foto Karyawan PT. CEP ketika pengambilan darah

Foto Karyawan PT. CEP ketika pengambilan darah


Berikut beberapa manfaat Donor Darah :

Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.
Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.
Membantu menurunkan berat badan
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping. 
Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar. 
Mendeteksi penyakit serius 
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah "rambu peringatan" yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.


Sumber : 

Pelatihan Basic First Aid untuk Karyawan PT. Catur Elang Perkasa






Basic First Aid/ Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah upaya memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat kepada pekerja/ karyawan dan/atau orang lain yang berada di tempat kerja, yang mengalami sakit atau cidera di tempat kerja. Sedangkan petugas P3K di tempat kerja adalah pekerja/ karyawan yang ditunjuk oleh pengurus/pengusaha dan diserahi tugas tambahan untuk melaksanakan P3K di tempat kerja (PER.15/MEN/VIII/2008).

Didalam lampiran (PER.15/MEN/VIII/2008) mengatur juga rasio jumlah petugas P3K di tempat kerja dengan jumlah pekerja berdasarkan klasifikasi tempat. Untuk mengetahui berapakah petugas P3K yang dibutuhkan di lingkungan kerja PT. CEP agar sesuai dengan PERMEN.

Lampiran I (PER.15/MEN/VIII/2008)






Sabtu, 24 Maret 2018 bertempat di kantor pusat PT. Catur Elang Perkasa dilaksanakan pelatihan Basic First Aid/ P3K. Pelatihan terselenggara melalui Departemen Q-HSE PT. CEP yang bekerjasama dengan PJK3 (perushaan penyedia jasa pelatihan K3) PT. Tranindo Pratama Mulia. Pada pelatihan tersebut diikuti oleh 21 peserta yang terdiri dari 15 cerw proyek & 6 karyawan office.
Instruktu menyampaikan teori P3K

Training diawali dengan menyampaian teori dasar-dasar kesehatan kerja dan Undang-undang terkait P3K & Resusitasi Jantung Paru/ cardiopulmonary resuscitation (CPR). Instruktur juga menjelaskan, jika pertolongan pertama dilakukan secara tepat maka akan mengakibatkan diantaranya adalah 1. Menyelamatkan jiwa korban 2. Mencegah cacat 3. Memberi rasa nyaman dan menujang proses penyembuhan. Dalam kesempatan yang sama instruktur menjelaskan kepada peserta training isi dari kotak P3K dan cara menggunakan nya.
Foto peserta pelatihan saat Coffe Break

Setelah pemaparan teori selesai peserta pelatihann dipersilahkan untuk rehat menyantap hidangan yang sudah disediakan.
Prakterk  cardiopulmonary resuscitatio (CPR)

Pada sesi berikutnya instruktur memberi arahan kepada peserta pelatihan untuk melakukan praktik  Resusitasi Jantung Paru (CPR). CPR dilakukan dengan teknik Compression (tekan dada), Airway (membuka jalan nafas), Breathing (beri nafas batuan). Urutan tindakan CPR : 1. Pastikan lokasi pertolongan aman & perkenalkan diri 2. Cek respon dan cek nadi carotis 3. Hubungi bantuan 4. Tekan dada (30 x 2) 5. Buka jalan nafas 6. Bantuan nafas (2x).
Teknik CAB

Resusitasi Jantung Paru (CPR) dihentikan ketika :

- Tanda awal korban kembali sadar, wajah mulai cerah dan korban tampak ingin menelan atau batuk
- Sudah dilakukan RJP selama  + 30 menit tidak menunjukkan perubahan
- Penolong kelelahan dan tidak ada pengganti
- Bila tenaga medis atau yang lebih ahli datang utk mengambil alih pertolongan
Peserta training melakukan praktek pembalutan untuk penanganan pendarahan 

Dilanjutkan dengan praktek cara penaganan pendarahan, dilakukan dengan cara : A. Perlindungan Petugas P3K : gunakan APD, jangan menyentuh mulut, hidung, mata, makanan sewaktu memberikan perawatan terhadap korban & buang bahan yang telah ternoda. B. Mengendalikan Pendarahan Luar : T.E.T (Tutup, Elevasi, Tekan jalur aliran darah)
Praktek simulasi evakuasi korban kecelakaan kerja 

Setelah mendapatkan pengetahuan tentang Resusitasi Jantung Paru (CPR) & cara penaganan pendarahan, sesi terakhir dilakukan simulasi evakuasi korban. Dari 21 peserta dibagi 4 tim, dan dari 4 tim tersebut melakukan simulasi di tempat yang berbeda (dapur, ruang meeting, taman & mes karyawan). Setiap tim mendapat tugas penanganan korban kecelakaan yang berbeda-beda, setiap  tim diminta menagani korban sesuai jenis kecelakaan dan menandu korban ke titik kumpul (assembly point) yang ada di Plataran Parikaran PT. CEP.
Foto bersama setelah korban dibawa ke assembly point



Sumber: 
(PER.15/MEN/VIII/2008),  materi pelatihan

Jumat, 16 Maret 2018

HEALTH PROGRAM 2018 | SPORT DAY #1 #2 : Senam Sehat



Sport Day adalah nama dari salah satu program kesehatan yang ada di lingkungan kerja PT. Catur Elang Perkasa. Dalam program tersebut dilakukan beberapa jenis olah raga seperti : aerobik, jalan sehat, badminton, futsal dll. Kegiatan Sport Day dilakukan satu bulan sekali di hari sabtu, dan mewajibkan seluruh karyawan untuk ikut di dalam kegiatan tersebut.

Pada awal tahun 2018 ini Sport Day diselenggarakan dengan kegiatan senam aerobik dengan mendatangkan instruktur senam. Senam aerobik dilaukan selama kuran lebih 120 menit, mulai dari pemanasan sampai dengan pendinginan. Untuk menambah antusis dari karyawan, selesai kegiatan senam aerobik dibagikan voucer belanja.


 Foto bersama sebelum senam
 Peserta sport day mengikuti gerak instruktur senam
 Instruktur senam mencontohkan gerakan senam
 Instruktur senam mencontohkan gerakan senam
  Foto bersama instruktur setelah senam selesai
  Foto bersama instruktur setelah senam selesai
 Dibagikan Voucer belanja kepada peserta Sport Day

PELATIHAN BASIC FIRE FIGHTING 2018 | PT. CATUR ELANG PERKASA



Pada hari sabtu, 10 Februari 2018 bertempat di Kantor Pusat PT. Catur Elang Perkasa diadakan pelatihan Basic Fire Fighting. Peserta pelatian terdiri dari crew proyek "building renovation & civil work", crew proyek WTP & karyawan yang ada di head office PT. CEP. 

Pelaksanaan training bekerja sama dengan Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Admistrasi Jakarta Selatan. Pihak SUDIN DAMKAR yang hadir diantaranya Dwi Ratna Swadharma, Spd. (Pemateri), Andreas (Instruktur), A. Gozali S.M (Instruktur).

Taining diawali dengan pemaparan tori dasar api & manajemen keselamatan kebakaran gedung. Setelah pemaparan toeri selesai dilanjutkan dengan praktik pemadaman api dengan menggunakan alat tradisional (karung goni) dan alat pemadam api ringan (APAR).


Pemateri memaparkan teori Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung
Pemateri memaparkan teori dasar api
Instruktur memaparkan teori pemadaman menggunakan alat tradisional & APAR
Instruktur mempraktikan cara memadamkan api dengan menggunakan karung goni
Instruktur menguji peserta untuk mematikan kobaran api dengan APAR
Instruktur menguji peserta untuk mematikan kobaran api dengan APAR
Peserta training praktik memadamkan api dengan menggunakan APAR




Senin, 12 Maret 2018

UPGRADE SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2008 ke ISO 9001 : 2015





ISO 9001 merupakan standarisasi ISO seri 9000 yang berorientasi pada layanan pelanggan dan standar manajemen mutu, yang diadopsi pada tahun 2000 oleh International Organization for Standarization (ISO). Tujuan ISO 9001 ini tidak hanya berfokus agar produk atau jasa yang dihasilkan oleh perushaan menjadi lebih bermutu, tetapi juga agar perushaan dapat lebih baik dalam menciptakann lingkungan kerja yang kodusif dan produktif. Standar ISO ini dirancang untuk semua tingkatan perushaan, mulai dari usaha kecil hingga perushaan besar.

Apa manfaat ISO 9001 untuk perushaan? Tentu saja ISO 9001 bermanfaat untuk membantu perushaan dalam menghasilkan porduk/ jasa yang bermutu tinggi, meningkatkan kepercayaan patner bisnis.

ISO 9001 : 2015 mengalami perubahan signifikan dibanding versi sebelumnya (ISO 9001 : 2008). Berikut perubahan utama pada ISO 9001 : 2015 yang penting dipahami para pegiat sistem manajemen mutu ISO 9001 dan pengusaha :

1. Klausul ISO 9001 : 2015 lebih terstruktur dan rapi
2. Manajemen resiko menjadi fondasi standar ISO 9001 : 2015
3. Leadership (Kepemimpinan) - Tidak Mewajibkan Keberadaan Management Representative
4. Scope - Tidak ada pengecualian klausul
5. Manual mutu tidak wajib
6. Konteks organisasi
7. Tidak ada istilah 6 prosedur wajib dan form wajib
8. Istilah produk dan jasa dibedakan
9. Penggantian beberapa istilah
10. Operation - Persyaratan terkait pengadaan barang dibahas lebih jelas

picture by. empowerment-gateway.com


Dalam hal ini PT. Catur Elang Perkasa ingin melakukan perubahan/ upgrade sistem manajemen mutu dari ISO 9001: 2008 ke ISO 9001 : 2015. Versi baru dari ISO 9001 terbit pada tanggal 23 September 2015, dan memberikan batasan waktu transisi selama 3 tahun dari tanggal diterbitkannya. Artinya PT. CEP memiliki waktu hingga September 2018 ini untuk meng-upgrade sistem manajemen mutu nya.

Sebagai langkah awal proses up-grade sistem manajemen mutu, manajemen PT. CEP melakukan pertemuan/ kick off meeting dengan konsultan pada tanggal 09 Februari 2018, agenda pertemuan nya adalah : 1. Pengenalan singakat ISO 9001 : 2015 2. Tahapan Konsultasi.


Pertemuan dilakukan di ruang meeting utama PT. CEP dihadiri Top Manajemen beserta seluruh kepala departemen (Project, Teknikal Marketing, Logistik, Keuangan, HR-GA, Q-HSE), dari pihak konsultan CV Daimon Glotera (Linda Saraswati Iskandar, Ali Mansur, ST).

Dalam pertemuan pihak konsultan terlebih dahulu merefresh Manajemen PT. CEP mengenai definisi "SYSTEM" dan penjelasan singkat ISO 9001 : 2015.


Setelah refresh dari pihak konsultan selesai, dilakukan penandatanganan banner Kick Off Meeting sebagai oleh manajemen PT. CEP bukti komitmen melakukan up-grade SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2008 ke ISO 9001 : 2015.



Foto bersama menandai kegiatan selanjutnya, yaitu Gap Analysis. Metode Gap Analysis dilakukan selama 1 hari pada seluruh Departemen PT. CEP (Q-HSE, Project, HR-GA,Logistik ,Teknikal Marketing). Gap Analysis dilakukan berdasarkan pendekatan persyaratan ISO 9001 : 2015, efektifitas pencapaian performa.

Gap Analysis Departemen Q-HSE
Gap Analysis Departemen Project 
Gap Analysis Departemen HR-GA
Gap Analysis Departemen Logistik
Gap Analysis Departemen Teknikal Marketing

Temuan Gap Analysis dari setiap departemen akan di paparkan oleh konsultan pada pertemuan berikut nya, yang akan di agendakan pada tanggal 14 Maret 2018.



referensi : safetysign.co.id 

Selasa, 06 Februari 2018

TOWNHALL MEETING AWAL TAHUN 2018


Sabtu, 03 februari 2018 bertempat di ruang rapat utama PT. Catur Elang Perkasa diselenggarakan quarterly meeting K3, atau yang biasa di sebut townhall meeting. Pertemuan townhall meeting dilakukan 4 kali dalam setahun. Townhall kali ini merupakan kegiatan pembuka ditahun 2018. Townhall di lingkup kerja PT. CEP adalah forum pertemuan antara pimpinan perusahaan dengan para karyawan/ pekerja nya. Selain itu townhall juga sebagai saran untuk mengkampanyekan budaya K3 dengan menyampaikan materi terkait dengan keselamatan kesehatan kerja maupun lingkungan.





Townhall pertama di tahun 2018 ini akan diisi dengan beberapa kegiatan diantaranya adalah : 1. Penyampaian hse performa pada tahun 2015 - 2017 oleh Top Manajemen, 2. Penyampaian materi kesehatan "Mengenal lebih dekat kolesterol dan asam urat" disampaikan oleh dr. Oliviani Wijayanti, MSc, 3. Refresh JSA (Job Safety Analysis) oleh Manajer Q-HSE Bagus Rahmat Anas, 4. Pembagian HSE Reward


Sebagai upaya agar karyawan mengetahui dan mengerti tentang sasaran K3 perusahaan, serta hasil yang sudah dicapai, Top manajemen menyampaikan hse performa yang sudah dicapai  selama kurun waktu 3 tahun terakhir kepada seluruh karyawan.


Materi terkait kolesterol dan asam urat disampaikan kepada karyawan bertujuan untuk pencegahan preventif dan pembekalan pengetahuan. Agar setelahnya karyawan dapat mengenal apa itu kolesterol & asam urat, faktor yang meningkatkan resiko, komplikasi yang mungkin timbul dan gejala nya, cara mendeteksi, pola makan dan aktivitas yang membantu mencegah dan mengendalikan dll.

Dalam materi yang disampaikan menjelaskan Kolesterol adalah turunan lemak yang diproduksi oleh hati. Berbahan baku lemak dari makanan yang larut dalam darah (terigliserida) lalu diikat oleh protein. Kolesterol buerfungsi untuk membentuk dinding sel, membentuk hormon, membantu pencernaan dengan membentuk empedu, membantu pembentukan vitamin D, dan menjadi transportasi vitamin A, D E dan K dalam tubuh.

Dikenal 2 jenis kolesterol, yaitu low-density lipoprotein (LDL) atau disebut dengan "kolesterol jahat" yang berresiko menimbulkan sumbatan darah apabila kadarnya tinggi, sedangkan high-densty lipoprotein (HDL) atau disebut dengan "kolesterol baik" karena melindungi pembuluh darah dari bahaya LDL.


JSA (Job Safety Analysis  merupakan upaya untuk  mempelajari/ menganalisa dan serta pencatatan tiap-tiap urutan langkah kerja suatu pekerjaan, dilanjutkan dengan identifikasi potensi-potensi bahaya di dalamnya kemudian diselesaikan dengan menentukan upaya terbaik untuk mengurangi atau pun menghilangkan/ mengendalikan bahaya-bahaya pada suatu pekerjaan.


Pada akhir acara, diberikan reward kepada karyawan yang paling aktif dalam mengajukan pertanyaan selama forum townhall meeting berlangsung.